|
AMD menggigit
balik , Menuntut Intel
( Page 1 of 2 )
Dijepang maupun diamerika serikat AMD menyerukan
tuntutan ketidak percayaan terhadap musuh mereka yaitu
Intel, Jika AMD mempunyai jalan ,maka hari-hari pentium
hanyalah tinggal hitungan hari.
Dipenghujung juni , AMD mengisi
tuntutan terhadap semua kantor cabang intel karena
perilaku tidak competitif. Seperti terlihat pada iklan
dibeberapa koran tentang praktek bisnis Intel.
Pemberitaan AMD di iklan yang bertuliskan
" intel anti trust suit ; Why AMD filed,"
(mengapa AMD menuntut Intel) dan mereka memilih koran
harian ternama (Washington DC,The New York Times)
AMD juga memberitakan diseluruh halaman website
mereka untuk menjelaskan mengapa mereka menuntut Intel.
Amd menjelaskan semua tuntutan mereka secara terperinci
yang me link sekitar 48 halaman PDF Isi tuntutan
keberatan mereka.
Tuntutan keberatan mereka pada website mengejutkan
karena dapat dimengerti dan bebas dan jelas. Sepertinya
mereka memang sengaja menuliskan dengan begitu mudah
dimengerti oleh siapapun yang begitu penasaran untuk
membacanya. Hanya dalam hitungan menit maka anda akan
dapat mengerti duduk permasalahan yang sedang diproses
di jepang , dan bagaimana intel telah menerima sebagian
dari tuntutan mereka.
Pertama-tama, mungkin dapat disimpulkan sejarah
perseteruan berdarah mereka, Pada masa jaman kegelapan
komputer, IBM merancang sebuah komputer yang nantinya
akan dikenal sebagai platform X86. Pada awal tahun 80 an
, IBM memilih processor Intel dan chips juga
untuk platform baru. Datanglah AMD , dengan meninggalkan
perkembangan platform mereka sendiri mereka bergabung
dengan Intel, mereka berdua (AMD dan Intel) setuju
berbagi patent dan hak milik Intelektual untuk
memproduksi teknologi X86.
Tidak perlu dikatakan, X86 menjadi sangat populer dan
Intel dicap sebagai pemimpin didunia PC hardware.Intel
tidak memerlukan AMD lagi, kesepakatan merekapun
juga berakhir. pada akhirnya Intel berusaha mencoba
untuk berbagi teknologi seminimal mungkin, dengan
mencampakan AMD bagaikan sempah. AMD tetap mengembangkan
teknologi yang didapat ketika bersama intel dengan
memproduksi versi platform komputer mereka sendiri yaitu
komputer 386, dimana intel menuntut AMD mengenai hal ini
(komputer platform 386). Persidangan memutuskan bahwa
AMD dapat menggunakan kumpulan Instruksi X86 yang
sebelumnya membantu pengembangannya, tetapi Amd harus
membuat arsitektur sendiri untuk pendukungnya.
Th 1995, AMD meluncurkan proscessor pertama mereka
yaitu K5, sebagai tandingan pentium yang digjaya.
Ciptaan AMD berkembang menjadi K7 atau Athlon kelas
processor. Athlon dengan harga yang lebih murah mulai
menjajaki Intel yang diluar performance dari penawaran
terbaik mereka. Sejak itu, perbedaan antara AMD
dengan Intel makin berkembang.
Walau ketika persaingan keunggulan teknologi, Intel
tetap menjaga dominasi mereka pada pangsa pasar PC.
Penasaran kenapa? Baik, AMD percaya bahwa mereka punya
jawabannya.
Pemimpin tapi
bukan penjual ?
Pengaduan AMD pada dasar teknologi AMD menjadi
unggul.Sejak itu lebih dikedepankan, Dominasi intel
harus terus menerus bagaimanapun caranya dari pada
bersaing pada performance itu sendiri. Jadi , praktek
bisnis anti persaingan menghilangkan bisnis
pembeli dan rumahan dari keunggulan chip. Nantinya
AMD akan kesulitan untuk bertahan , Walaupun sulit untuk
membuktikan bahwa hal itu melanggar hukum.
Beberapa tahun belakangan ini, AMD telah mendikte
Intel, contohnya Processor dual Core sangat hebat
dan AMD mempertunjukan fungsi utama processor dual core
tahun lalu dan itu melewati dari perencanaan kedepan.
Awal tahun ini, intel begitu terburu-buru juga
meluncurkan processor dual core mereka yang masih
prematur kepasaran, tetapi chipnya hampa tidak berharga.
AMD mengeluarkan kepunyaan mereka selanjutnya dan
membuktikan secara signifikan mereka lebih maju
selangkah kedepan dalam persaingan.
Juga lihatlah pada processor 64 bit , Intel sekali
lagi meluncurkan jenis sama pertama kali yaitu Itanium
pada 2001 , processor itu sangat mahal dan tidak
kompatibel dengan semua asal usul processor. AMD lebih
aman sebab setingan instruksi untuk processor
Itanium bukanlah X86 dan hanya intel punya hak untuk
memakai instruksi ini , tetapi hal ini justru
menyebabkan Itanium crash dan terbakar .Dua tahun
kemudian , AMD kembali meluncurkan 64 bit opteron dan
athlon yang masih tetap memakai setingan instruksi X86
dan punya kompatibility standar 32 bit program. Beberapa
bulan kemudian , pembesar intel Craig Barrett membuat
pernyataan " kami tidak punya rencana pada level
ini untuk 64 bit processor seperti pada AMD untuk
desktop:. Tapi pada akhir tahun ini intel mengemukakan
bahwa mereka akan mengikuti jejak AMD pada tingkat ini,
tapi mereka terlebih dahulu merilis chip untuk mengganti
Itanium mereka.
AMD juga mempunyai beberapa penemuan kedepan yang
diikuti oleh intel, seperti memecahkan rekor kecepatan 1
ghz clock dan menggunakan model angka untuk mengukur
kekuatan processor.AMD membuktikan mereka adalah
pemimpin dalam industri ini, jadi mengapa mereka
hanya punya pangsa pasar processor 10% sedangkan intel
mempunyai 90%? Itu dimungkinkah oleh beberapa alasan,
ini sebuah contoh, produk terhebat didunia dapat
hanya menjual 0 unit jika ia tidak mempunyai promosi
yang tepat. Intel sangat kuat didalam mempromosikan
produk mereka diberbagai media masa, sementara AMD hanya
terlihat sekali-kali saja itupun sejak debut Athlon lima
tahun yang lalu.
Bagaimanapun juga , AMD mengatakan Intel selalu
berusaha menenggelam mereka dengan pertanyaan bisnis
praktis. NEXT...<<AMD
mengisi tuntutan!>>
|