|
Chipset
KT266A kian populer saja. Performanya sudah tak perlu
diragukan lagi, sehingga makin banyak produsen
motherboard yg berlomba-lomba mengeluarkan motherboard
KT266A andalannya.
Ada 6 produsen motherboard kelas kakap yg akan saling
berjual beli pukulan disini, yaitu ABIT, ASUS, EPOX,
CHAINTECH, MSI, dan SOYO.
Siapakah yg akan pulang dengan kursi roda? Siapakah yg
akan berjalan pulang dengan satu kaki? Siapakah yg
akan terbaring lesu diatas tandu?
Simak saja tawuran berikut ini.....
Chipset AMD761 memang patut dikenang akan
kesuksesannya memelopori lahirnya chipset DDR utk
motherboard socket-A. Namun masa-masa jayanya telah
usai.
Awal kehancuncuran chipset AMD761 dimulai semenjak
kekalahan motherboard AMD761 tercepat (ABIT KG7) oleh
motherboard KT266A kelas value (CHAINTECH 7VJDA) yg
harganya jauh lebih murah.
Kekalahan tsb telah dibahas di artikel yg lalu, dan
semenjak itu pula motherboard AMD761 tak layak dibeli
lagi karena sekarang telah tiba jamannya KT266A....
Moterboard berchipset VIA KT266A sudah semakin matang
& dewasa, meski VIA merupakan produsen yg sering
melepas chipset yg masih prematur ke pasaran sehingga
kerap menimbulkan bug, namun support dan update driver
yg diberikan VIA boleh dibilang yg terbaik di dunia.
Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini chipset KT266A
adalah chipsert socket-A yg tercepat dan cukup matang.
Memang chipset KT333 sudah melambai-lambai diambang
pintu, tapi kematangannya patut dipertanyakan, selain
itu perbedaan performanya masih kurang signifikan
dibanding KT266A yg notabene jauh lebih matang.
Jadi pilihan terbaik utk saat ini adalah mengambil
motherboard berchipset KT266A atau menunggu saja
motherboard KT333A (bukan KT333), sebab umumnya
chipset VIA yg tanpa kode"A" nasibnya selalu
berakhir tragis. Ini sudah terbukti pada chipset KT133
dan KT266 yg layak dibilang sebagai produk gagal.
Sebelum menyimak perbandingan fasiltas dan hasil
benchmark motherboard KT266A, ada baiknya anda melihat
dulu keterangan singkat masing-masing peserta yg akan
saling berjual beli pukulan...
EPOX 8KHA+ : OVERCLOKING FSB TERTINGGI
Bila ada kompetitor ABIT yg utama dalam hal overclock,
EPOX adalah musuh ABIT yg pantas disebut.
Akhir-akhir ini motherboard EPOX memang berhasil
mencuri hati para overcloker berkat pemberian
fasilitas overcloking yg tidak dimiliki pesaingnya.
EPOX 8KHA+ merupakan motherboard KT266A pertama yg
muncul dipasaran. Sudah menjadi rahasia umum bahwa
resiko tampil sebagai yg pertama adalah menghadapi
berbagai bug.
Di awal-awal peluncurannya EPOX memang sempat
mengalami bug, yaitu problem hang sewaktu restart.
Namun pada motherboard yg beredar sekarang telah
dilakukan penggantian chip BIOS dan revisi BIOS utk
menghilangkan problem ini.
Meski di masa-masa awal peluncurannya tersandung
masalah, tapi tak dapat disangkal bahwa EPOX adalah
motherboard yg memiliki fasilitas overcloking
terlengkap. Motherboard ini memiliki berbagai
fasilitas overclocking yg tak dimiliki motherboard
lain. Jadi tidaklah mengherankan bila motherboard ini
telah berhasil meraih 30 international awards.
Dalam hal performa motherboard ini hanya bergerak dari
posisi 1 s/d 3 saja. Bahkan dalam kondisi overclock,
seringkali motherboard ini menempati posisi pertama.
ABIT KR7A /RAID : PEMBALASAN SI RAJA TWEAKING
Sebelum kehadiran ABIT KR7A, EPOX 8KHA+ boleh dibilang
sebagai pilihan tunggal untuk overclocking.
Namun setelah kehadiran KR7A, EPOX 8KHA+ tak sendirian
lagi.
ABIT KR7A memang merupakan motherboard KT266A yg
paling terakhir diluncurkan ke pasaran.
Seperti kebiasaan lamanya, ABIT selalu takut utk
menjadi yg pertama. ABIT boleh dibilang sebagai
produsen yg tak memandang penting arti "keperawanan"
& "yang pertama"
Meski para engineer ABIT sudah diberi waktu bertapa yg
cukup lama utk meningkatkan kemampuannya, namun masih
ada kekurangan pada kelengkapan fasilitas overcloking
yg dimiliki motherboard ini.
Dalam hal kemampuan & kelengkapan overclocking
ABIT memang masih harus mengakui keunggulan sesepuh
motherboard KT266A yaitu EPOX 8KHA+. Namun dalam hal
performa, jerih payah dan kesabaran ABIT tidaklah
sia-sia. Sebab ABIT mampu menyajikan perfroma terbaik
pada tingkat FSB yg sama.
Pada setting BIOSnya terlihat jelas bahwa ABIT KR7A
dikaruniai jurus-jurus andalan tersendiri yg tak
dimiliki motherboard lain.
ASUS A7V266E : PERFORMA TAK PERLU DIRAGUKAN
Tidak ada orang yg tak kenal ASUS. Promosinya yg
gencar telah membuat orang yg awam di dunia komputer
sekalipun pasti tahu siapa ASUS.
Motherboard ASUS selama ini terkenal akan kualitas,
performa, dan harganya yg cenderung lebih mahal.
Ketiga unsur ini terbersit pula pada A7V266E.
Dalam kondisi pengujian dgn FSB standard sulit bagi
motherboard lain utk meredam keberingasan A7V266E.
Hanya ABIT yg terkadang masih sanggup menjinakkan
motherboard ini pada FSB standard.
Namun dalam hal kemampuan overclocking FSB,
motherboard ini tak mampu berkiprah sebaik ABIT &
EPOX.
ASUS memang tampaknya tak berkonsentrasi pada
kemampuan overclocking motherboard ini.
ASUS lebih memfokuskan pada performa yg cepat dalam
kondisi FSB standard.
Sungguh disayangkan pula harga A7V266E yg mahal tsb
telah membuat beberapa orang terpaksa mundur teratur.
SOYO K7V DRAGON PLUS! : KEREN & SUPER LENGKAP
Dalam hal kelengkapan fasilitas, tak ada motherboard
lain di dunia ini yg cukup royal dalam memberikan
fasilitas seperti K7V DRAGON PLUS.
Pada sekujur tubuh motherboard ini penuh bertatahkan
fasilitas seperti onboard RAID, sound 6-channel, dan
LAN. Ditambah lagi adanya bonus Smart Card Reader yg
sungguh merupakan sesuatu yg cukup mencengangkan.
SOYO memang tampaknya memfokuskan pada kelengkapan
fasilitas. Ini terlihat dari arti nama DRAGON yg
dipilih
Kata DRAGON sendiri tsb merupakan singkatan dari:
D=DDR
R=RAID
A=Audio onboard 6-channel
G=Graphic AGP Pro
O=Overcloking
N=Network 10/100 MBps.
Selain sarat bermuatan fasilitas, sosok penampilan
luarnya juga cukup klimis & berkharisma.
Tubuhnya yg berwarna coklat tua cukup serasi ketika
dikombinasikan dgn slot PCI berwarna ungu.
Performa motherboard ini juga tidak mengecewakan.
Meski performanya bukan tandingan ABIT & EPOX,
namun dalam beberapa benchmark, sang naga mampu
menjinakkan ASUS pada pengujian dalam kondisi
overclock FSB.
CHAINTECH 7KJD : LENGKAP DAN SUPER MURAH
Ada satu hal yg sulit dipercaya pada motherboard ini,
yaitu harganya yg TERLALU MURAH untuk ukuran
motherboard yg fasilitasnya lengkap dan memiliki
fasiltas overclocking yg cukup lengkap.
Keheranan terhadap harga yg murah ini semakin
menjadi-jadi ketika menyadari bahwa motherboard ini
ternyata menggunakaan sound onboard (hardware) 6
channel.
Chip sound onboard semacam ini jelas jauh lebih baik
dibanding AC97 CODEC (software) yg dipergunakan pada
motherboard EPOX dan MSI.
Tidak hanya itu, fasilitas Hardisk Instant Recovery
merupakan inovasi bermanfaat yg akan menjaga
keselamatan data anda.
Dalam hal performa, harus diakui bahwa tidak mungkin
7VJDA yg notabene motherboard kelas value mampu
mengalahkan motherboard high-end seperti ABIT, EPOX,
ASUS, dan SOYO. Namun yg patut dipuji adalah
keberhasilan CHAINTECH 7VJDA utk mendongkel MSI
K7T266PRO2 pada beberapa benchmark.
MSI K7T266 PRO2 /RU : MERAH & BERDARAH-DARAH
Warna merah menyolok memang mungkin mencuri perhatian
anda. Tapi daya tarik warna yg dipancarkan motherboard
ini tak lebih seperti efek lampu di wisma prostitusi
yg membuat para wanita terlihat lebih indah dari
aslinya.
Meski warnanya terlihat menjanjikan, namun setelah
digarap lebih mendalam, ternyata kinerja motherboard
ini biasa-biasa saja.
Jangankan bermimpi utk mengalahkan ABIT, EPOX, ASUS,
dan SOYO, bahkan utk mengalahkan CHAINTECH saja kadang
motherboard MSI ini sering kesulitan.
Meski performanya patut dicela, namun motherboard ini
masih mencoba menyuguhkan sesuatu yg lain drpd yg
lain, yaitu support USB2. Namun konyolnya, saat ini
sangat langka peralatan yg menggunakan interface USB2.
Jadi sajian dari MSI ini tak ubahnya ibarat pepesan
kosong belaka.
Kalaupun suatu ketika perangkat USB2 mulai banyak
tersedia, saat itu VIA pasti sudah memberikan support
USB2 pada chip southbridgenya, sehingga hampir
dipastikan saat itu semua motherboard VIA bakal
mensupport USB2.
Fasilitas sound onboard yg ditawarkan MSI pun ternyata
masih chip AC97 CODEC yg notabene memperburuk kinerja
system. Ini jelas bukan tandingan chip sound onboard
6-channel pada motherboard CHAINTECH, SOYO, dan ASUS.
Meskipun demikian, motherboard ini bisa jadi merupakan
pilihan yg menarik bagi orang yg sangat menyukai warna
merah.
PERBANDINGAN SECARA DETAIL
- Topik 1: Perbandingan Feature & Layout hardware
Kategori ini membahas tentang perbandingan aspek-aspek
feature & layout motherboard seperti fan
nortbridge, northbridge thermal paste, kapasitas
memory maximal, slot memory, slot AGP, chip sound
onboard, jumlah MOSFET, LED indicator, thermistor,
Diagnostic indicator, onboard buzzer, RAID controller,
fasilitas S.M.A.R.T
- Topik 2: Perbandingan fasilitas di BIOS utk tweaking
& overclocking
Kategori ini membahas tentang perbandingan fasilitas
setting di BIOS, seperti setting VCore, multiplier,
FSB, Voltage DDR, fasilitas tweaking, dan PCI Latency
Timer. (topik ini dibahas di Page 2)
- Topik 3: Special Feature, Plus & Minus
Kategori ini membahas tentang fasilitas special yg
dimiliki motherboard, dan kelebihan & kekurangan
yg dimilkinya. (topik ini dibahas di Page 3)
- Benchmarking
Berisi hasil pengujian performa ke-6 motherboard. (topik
ini dibahas di Page 4)
TOPIK 1: FEATURE & LAYOUT HARDWARE
PERBANDINGAN FAN NORTHBRIDGE
Pendinginan pada northbridge merupakan hal yg penting,
sebab chip nortbirdge selalu bekerja keras utk
mengatur laju tranfer data antara CPU-AGP-System
Memory.
Mengingat beban kerja northbridge yg berat tsb,
keberadaan fan pendingin pada heatsink nortbridge
merupakan syarat minimal utk menjaga kestabilan. Dalam
kondisi overcloking FSB, chip nortbridge akan semakin
panas dan nburuknya poendinginan pada nortbridge dapat
mengakibatkan crash, maupun rusaknya chip nortbridge.
Cukup banyak motherboard yg menemui ajal ketika
dioverclock di FSB tinggi akibat buruknya pendinginan
pada northbridge.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
Meskipun 8KHA+ menggunakan heatsink&fan yg
terlihat biasa-biasa saja pada northbridgenya, namun
ini sudah cukup utk menghantar motherboard ini melaju
hingga FSB170 dgn penuh rasa percaya diri.
Sama seperti pada 8KHA+, KR7A menggunakan heatsink&fan
yg penampilannya biasa-biasa saja, namun ini sudah
cukup memuaskan.
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON Fan nortbridge pada
A7V266E menggunakan design khusus utk mengarahkan
udara udara panas dari northbridge agar tidak
tersembur ke arah socket CPU Sama seperti pada
A7V266E, fan nortbridge pada motherboard SOYO memiliki
bentuk unik yg juga dimaksudkan utk mengarahkan
buangan hawa panas dari northbridge CHAINTECH 7VJDA
MSI K7T266 PRO2 7VJDA adalah satu-satunya motherboard
KT266A yg memiliki heatsink northbridge paling besar.
Dengan ukuran yg besar seperti ini fan tak lagi
diperlukan.
Namun bila anda menambahkan fan, tentu pendinginannya
akan jauh lebih bagus lagi dibanding para pesaingnya
Pendinginan northbridge pada K7T266PRO2 adalah yg
PALING PARAH. Selain heatsinknya cuma memiliki sedikit
kisi-kisi, MSI juga terlalu pelit sehingga tak sudi
menyertakan fan. Akibatnya suhu chip northbridge
menjadi cukup panas
MSI MERAH & MEMBARA !!
Sesuai dgn warnanya yg merah, suhu chipset northbridge
K7T266PRO2 cukup panas membara akibat jeleknya
pendinginan pada northbridge motherboard ini.
Dengan menggunakan Laser-thermometer, terlihat bahwa
suhu permukaan heatsink northbridge-nya saja sudah
48C, apalagi suhu chip northbridgenya !
Dalam hal pendinginan northbridge semua motherboard
memberikan solusi yg bagus kecuali MSI.
MSI tampaknya terlalu sibuk mengurus warna pada
motherboardnya daripada memikirkan solusi yg baik utk
mendinginkan chip northbridgenya.
PERBANDINGAN THERMAL-PASTE PADA CHIP NORTHBRIDGE
Thermal paste poada chip nortbridge merupakan hal yg
pentiong. Sebab tanpanya, tranfer panas tak akan
berlangsung dgn baik. Heatsink nortbridge yg bagus
sekalipun akan sia-sia bila tidak dipasang menggunakan
thermal paste yg bagus dan merata.
Cukup disayangkan bahwa CHAINTECH dan MSI tidak
menggunakan thermal paste tapi menggunakan thermal
sticker yg daya hantar panasnya tidak sebaik thermal
paste.
Ukuran heatsink nortbridge 7VJDA yg besar setidaknya
masih menolong, namun ada baiknya anda menggantinya
sendiri dgn thermal paste.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
EPOX sadar bahwa motherboard mereka bakal dioverclock
di kisaran FSB166 keatas. Oleh karena itu polesan
thermal paste pada northberidge cukup rata dan kental.
Sebagai produsen motherboard overcloker, ABIT SUNGGUH
BERDOSA karena hanya memberikan sedikit sekali polesan
thermal paste pada chipset northbridge.
Tindakan Ini sungguh berbahaya, karena dengan kondisi
seperti ini chip northbridge dapat rusak kepanasan
bila motherboard dioverclock terlalu tinggi.
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON
ASUS cukup royal dalam mengoleskan thermal paste pada
chipset northbridge-nya.
SOYO sama sekali tidak mengoleskan thermal paste pada
chipset northbridgenya. Namun di dalam box motherboard
disertakan thermal paste utk anda oleskan sendi
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
Heatsink northbridge
ditempel menggunakan thermal sticker
Heatsink northbridge
ditempel menggunakan thermal sticker
PERBANDINGAN KAPASITAS MEMORY MAXIMAL, SLOT MEMORY,
SLOT AGP
Kapasitas memory maximal memang bukan merupakn hal
penting bagi sebagian besar orang, terutam bagi yg
merasa bahwa harga memory DDR cukup mahal.
Namun jumlah slot memory lebih penting karena akan
mempermudah upgrade di kemudian hari.
Sebagai contoh: Dengan jumlah slot memory sebanyak 4
slot anda dapat menggunakan keping 256MB utk mencapai
total memory 1GB. Namun apabila slot memory yg
tersedia hanya 3 dan anda menginginkan kapasitas
memory 1GB, maka anda harus menggunakan keping 512MB
yg keberadaannya cukup jarang.
Selain jumlah slot, jarak antara slot memory dan slot
AGP juga akan mempengaruhi kemudahan pemasangan keping
memory mapun videocard.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
8KHA+ memiliki 3 slot memory. Kapasitas memory yg
dapat ditampung maximal cuma 1.5GB saja. Ini merupakan
motherboard dgn kapasitas memory paling rendah
dibanding motherboard KT266A lainnya.
Posisi slot memory cukup jauh dari slot AGP sehingga
Videocard yg terpasang tidak kan menghalangi klip
pengait memory.
Slot AGP dilengkapi retention clip agar videocard
tidak mudah terlepas dari tempatnya. Meskipun ini demi
keamanan naum bagi orag yg sering bongakr pasang
justru dapat merepotkan karena mempersulit kita utk
melepas Videocard yg terpasang (jari kita harus
membuka pengaitrnya dulu)
KR7A merupakan motherboard yg memiliki slot memory
terbanyak. Kapasitas maximal memory hingga 4GB
dimungkinkan berkat penggunaan 4 slot memory.
Bila memory yg digunakan tipe Unbuffered, kapasitas
maximal berkurang menjadi 3GB.
Posisi slot DIMM dgn slot AGP kurang jauh sehingga
videocard yg terpasang akan menghalangi slot DIMM1,
namun ini bukan masalah sebab urutan pemasangan memory
dimulai dari slot DIMM4.
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON PLUS
A7V266E memiliki 3 slot DIMM, dengan total kapasitas
memory 3GB.
Jarajk ntara slot DIMM dgn slot AGP cukup jauh ke arah
samping, sehingga sepanjang apapun VGA card tetap
tidak akan mennghalangi klip slot DIMM.
Motherboard ini menggunakan slot AGP Pro. Namun hingga
saat ini belum ada Videocard yg dapat memanfaatkan
slot AGP Pro
K7V Dragon Plus juga memilki 3 slot DIMM dengan
kapasitas maximal 3GB (bila menggunkana unbuffered DDR).
Sama seperti A7V266E, posis slot DIMM K7V Dragon Plus
cukup jauh ke arah samping, sehingga sepanjang apaun
videocard anda pasti tidak akan menghalangi pengait
slot DIMM.
Motherboard ini juga menggunakan slot AGP Pro yg saat
ini masih belum berguna.
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2 7VJDA memiliki 3
slot DIMM dengan kapasitas maximal 3GB.
Untuk ukuran motherboard kelas value ini merupakan
kemewahan, sebab 8KHA+ yg kelas high-end saja cuma
mampu menampung memory hingga 1.5GB saja.
Posisi slot DIMM terlalu dekat dgn slot AGP sehingga
videoard yg terpasang dapat menghaligi pemasangan
memory di DIMM3, bila videocard cukup panjang bukan
tidak mungkin seluruh slot terhalang videocard
K7T266PRO2 juga memiliki 3 slot DIMM dengan kapasitas
maximal 3GB.
Posisi slot DIMM kurang jauh dari slot AGP sehingga
pengait DIMM1 terbentur Videocrad. Bila videocard
panjang tentu saja akan menyulitkan pemasangan memory
di seluruh slot DIMM.
Slot AGP dilengkapi AGP rentention. Meskipun merupakan
fasiltas extra, tapi justru merepotkan bongkar pasang
videocard.
Dalam hal jumlah slot memory jelas ABIT juaranya,
namun dalam hal layout slot DIMM & slot AGP jelas
ASUS dan SOYO yg patut diacungi jempol.
PERBANDINGAN CHIP ONBOARD SOUND
Keberadaan chip Onboard sound boleh dibilang penting,
terutama bagi kalangan yg mengutamakan budget.
Semua motherboard yg diuji memiliki chip sound onboard
kecuali ABIT KR7A. Mungkin ABIT berpikir bahwa
konsumennya pasti kalangan atas yg tidak akan puas dgn
suara dari onboard sound, sehingga minimal pasti pakai
soundcard SB Live value .
Memang performa kulaitas chip sound onboard AC97
kurang memuaskan, karena chip AC97 adalah AUDIO CODEC
yg mengemulasikan suara secara software, sehingga
sangat menurunkan kinerja system
Namun perlu juga diingat bahwa utk mendapat SB Live yg
termurah anda harus merogoh sekitar $40 dari kocek
anda.
Untunglah beberapa motherboard ada yg dilengkapi chip
sound onboard HARDWARE 6-Channel yg notabene sama dgn
soundcard dan jauh lebih bagus dibanding chip sound
onboard AC97 (Software)
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
Meski tergolong sebagai motherboard overcloker, EPOX
tak lupa menyertakan sound onboard AC97. Meski chip
AC97 tergolong chip Audio Software yg SANGAT
menurunkan kinerja system, namun paling tidak anda
masih bisa menikmati suara sambil menabung utk membeli
Sound Card TIDAK ADA
ONBOARD SOUND
ABIT berkeyakinan bahwa orang yg mampu membeli ABIT
pasti mampu membeli sound card yg mahal seperti SB
Live/Audigy, sehingga ABIT tidak merasa perlu
menyertakan chip sound onboard
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON
Berbeda dgn ABIT, ASUS masih mau menambahkan chip
Sound-onboard pada motherboardnya. Namun chip yg
digunakan bukanlah chip AC97 tapi chip Audio Hardware
CMEDIA 6-Channel, yg notabene SAMA seperti soundcard
dan tidak menurnukan kinerja system seperti sound
AC97.
Sama seperti ASUS, SOYO juga mematri chip audio
hardware CMEDIA8738 yg mensupport 6 Channel (5.1).
CHAINTECH
7VJDA MSI K7T266 PRO2
Sebagai produsen motherboard kelas value, CHAINTECH
patut dipuji karena mau bermurah hati menyertakan chip
CMEDIA 8738 6-channel.
Selain tidak menurunkan kinerja system, adanya chip
audio hardware ini membuat penggunanya tak perlu
membeli sound card lagi.
Meski harga K7T266PRO2 jauh lebih mahal dibanding
7VJDA, MSI tak mau menggunakan chip CMEDIA, sebaliknya
MSI hanya menggunakan chip Audio software AC97 yg
notabene menurunkan kinerja system Audio bracket
CHAINTECH & ASUS hanya menyediakan konektor
rear-channel dan center-channel Audio bracket SOYO
adalah yg paling lengkap.
Selain connector rear & center channel, juga ada
SPDIF in/out dan bahkan OPTICAL in/out !!!
Dalam hal onboard sound, jelas ASUS, SOYO, dan
CHAINTECH yg memenagkan kompetisi.
Ketiga motherboard ini menggunakan chip CMEDIA 8738
6-channel yg merupakan alternatif yg ekonomis namun
sama bagusnya dgn soundcard.
Namun solusi audio yg disajikan SOYO terlihat lebih
menarik karena SOYO menyertakan bracket yg dilengkapi
fasilitas lengkap seperti terlihat pada gambar di
samping kanan ini.
PERBANDINGAN JUMLAH MOSFET
MOSFET merupakan komponen yg bertugas mengatur
tegangan pada motherboard/CPU. Dengan jumlah MOSFET yg
banyak arus yg disupply lebih besar sehingga dapat
meningkatkan kestabilan baik dalam kondisi standard
maupun overclock.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
8KHA+ memiliki jumlah MOSFET sebanyak 6 buah.
3 buah diatas dan 3 dibawah
KR7A memiliki jumlah MOSFET sebanyak 6 buah.
Untuk kestabilan overclock ABIT menggunakan system
power 3-phase.
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON A7V266E hanya memiliki
jumlah MOSFET sebanyak 4 buah saja.
ASUS hanya menerpakan system power 2-phase pada
motherboard ini.
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
Meski tergolong moterboard value, namun 7VJDA memiliki
jumlah MOSFET paling banyak yaitu 8 buah !
4 buah diatas dan 4 dibawah
K7T266PRO2 hanya memiliki jumlah MOSFET sebanyak 4
buah saja.
Terlihat jelas bahwa MSI melakukan KORUPSI pada 2 buah
MOSFET yg seharusnya tersolder di motherboard ini.
Selain itu MSI juga hanya menerapkan system power
2-phase.
PERBANDINGAN LED INDICATOR
LED indicator tampaknya merupakan hal sepele namun
cukup penting. LED Indicator power-On memang tidak
terlalu berguna karena pada casing juga sudah terdapat
LED power-on. Dan lagi anda juga pasti tahu bahwa
komputer sedang menyala dari suara fan yg dihasilkan.
Namun LED indicator yg paling penting keberadaannya
adalah LED indicator Standby.
LED indicator standby akan tetap menyala meski
komputer telah di-shutdown. Ini berguna untuk
memperingatkan pemakai bahwa meski komputer telah mati,
namun selama komputer masih menancap di stop-kontak,
maka masih ada arus listrik yg mengalir di
motherboard, sehingga melepas videocard ataupun memory
dalam kondisi seperti ini dapat merusak komponen.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
8KHA+ tidak memiliki LED indicator standby.
Yang terlihat diatas hanyalah indicator power-on yg
notabene tidak berguna, karena kita pasti juga tahu
kalau komputer sedang menyala.
KR7A merupakan motherboard yg memiliki LED indicator
terlengkap. Selain indicator power-on (D16), terdapat
indicator standby (D14) yg jelas-jelas sangat berguna.
Selain itu juga terdapat pula LED indicator reset
(D17) yg menyala jika kita menekan tombol reset, yg
satu ini kurang berguna.
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON Berbeda dgn 8KHA+ yg
tidak meilki LED indicator standby, A7V266E memiliki
LED indicator tsb. Sehingga anda dapat ingat jika
motherboard masih dialiri listrik.
Sama seperti A7V266E, K7V Dragon Plus juga memiliki
LED indicator standby
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
TIDAK ADA
LED INDICATOR
TIDAK ADA
LED INDICATOR
Dalam hal LED indicator, KR7A yg bertatahkan LED
indicator jelas menjadi pemenangnya.
PERBANDINGAN THERMISTOR (SENSOR SUHU CPU)
Thermistor merupakan sarana vital utk memantau
temperatur CPU. Nyawa CPU anda akan tergantung pada
akurasi dari thermistor tsb.
Dalam hal menentukan mana thermistor yg bagus, maka
hanya para wanita yg dapat menjawab.
Para WANITA tahu bahwa UKURAN ADALAH SEGALANYA. Mereka
tahu bahwa makin panjang pastilah makin bagus.
Thermistor yg panjang akan mampu menyentuh dasar CPU
sehingga deteksi suhu akan lebih akurat.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
Bentuk thermistor menonjol sehingga cukup dekat dgn
dasar CPU
Thermistor KR7A ukurannya paling panjang sehingga
dapat bersentuhan dgn dasar CPU. Dengan begitu deteksi
suhu akan lebih akurat
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON
Thermistor A7V266E rata dgn permukaan motherboard
sehingga jarak antara sensor dgn dasar CPU cukup jauh.
Ini mengakibatkan deteksi suhu akan kurang akurat
Sama seperti pada A7V266E, Soyo menempatkan
thermistornya rata dgn motherboard sehingga deteksi
suhu akan kurang akurat
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
Bentuk Thermostor pada 7VJDA mirip dgn thermistor pada
8KHA+, meskipun memanjang tapi tidak sepanjang
thermistor KR7A.
Namun paling tidak, deteksi suhu motherboard ini akan
lebih akurat dibanding motherboard ASUS, SOYO, dan MSI
Sama seperti pada motherboard ASUS dan SOYO, Thermisor
K7T266PRO2 ditempatkan rata dgn motherboard sehingga
terdapat jarak yg jauh antara thermistor dan dasar
CPU.
Jelas deteksi suhu CPU tidak akan akurat pada
motherboard MSI ini
Melihat perbandingan thermistor diatas, jelas ABIT yg
akan lebih mampu memuaskan, karena thermistor yg
dimilikinya paling panjang.
PERBANDINGAN POST DEBUG INDICATOR (PORT 80)
POST Debug Indicator berguna utk mendiagnosa maslaah
yg timbul apabila komputer gagal booting.
Dengan adanya fasiltas ini anda dapt mengetahui apakah
komputer tidak mau menyala karena problem pada VGA,
memory, atau karena sebab lain.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A
8KHA+ merupakan satu-satunya motherboard KT266A yg
memilki Debug Indicator 7-Segmen. Penafsiran kode
error akan lebih mudah dgn cara ini
TIDAK ADA
POST DEBUG INDICATOR
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON
TIDAK ADA
POST DEBUG INDICATOR
TIDAK ADA
POST DEBUG INDICATOR
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
TIDAK ADA
POST DEBUG INDICATOR
Debug Indicator pada K7T266E menggunakan 4 buah LED yg
terdapat pada USB bracket. Penafsiran pesan error akan
jauh lebih sulit dibanding Indicator pada 8KHA+,
karena anda harus menghafal urutan LED yg menyala.
POST Debug Indicator yg hilang pada motherboard MSI
K7T266PRO2
Pada MSI K7T266PRO2 RU (with RAID dan USB2), POST
Debug indicator terdapat pada motherboard, tepatnya di
antara connector serial & audio.
Namun anehnya MSI menghilangkan POST Debug indicator
tsb pada K7T266PRO2 (versi non-RAID, non-USB2).
Sebagai gantinya, digunakan POST debug indicator yg
terdapat pada USB bracket.
PERBANDINGAN ONBOARD BUZZER
Onboard buzzer merupakan speaker kecil sebagai
pengganti speaker casing (system speaker).
Dengan adanya onboard buzzer, anda tak perlu lagi
repot-repot menghubungkan speaker casing ke
motherboard.
Meskipun keberadaan onboard buzzer (system speaker)
tampak sepele, tapi suara beep yg dihasilkan dapat
mengindikasikan jenis error yg mungkin terjadi.
Onboard buzzer dapat dipergunakan sebagai alat
diagnostik sederhana apabila motherboard tidak
memiliki POST Debug indicator
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A TIDAK ADA
ONBOARD BUZZER
TIDAK ADA
ONBOARD BUZZER
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON
TIDAK ADA
ONBOARD BUZZER
CHAINTECH 7VJDA MSI K7T266 PRO2
PERBANDINGAN ONBOARD RAID CONTROLLER
Bagi kalangan server & video editing keberaaan
onboard RAID controller sangat penting. Sebab performa
harddisk yg bagus sungguh mereka idam-idamkan. Adanya
onboard RAOD controller juga didambakan orang memilki
banyak IDE device terpasang pada komputernya. Apabila
anda memiliki lebih dari 5 device IDE seperti misal
CDROM, CDRW, DVD dan 2 buah hardisk, maka anda jelas
membutuhkan motherboard yg memiliki onboard RAID
controller.
EPOX 8KHA+ ABIT KR7A RAID TIDAK ADA RAID CONTROLLER
Sungguh mengejutkan bahwa sebagai motherboard kelas
high-end, EPOX 8KHA+ ternyata tidak memilki versi yg
dilengkapi RAID controller.
Hal ini semata karena pada 8KHA+ tidak ada lagi ruang
tersisa utk menempatkan chip RAID controller.
Bagi yg mendambakan RAID jalan satu-satunya adalah
membeli card RAID controller PCI. RAID PCI card konon
lebih tahan dalam kondisi FSB tinggi dibandingkan chip
RAID onboard.Chip HPT372 yg digunakan pada KR7A RAID
sudah mensupport ATA133 dan memiliki fasiltas RAID yg
lengkap yaitu RAID 0 (striping), RAID 0 (mirroring),
dan RAID 0+1.Meski hardisk yg terpasang pada channel
HPT372 tidak harus di-RAID, namun anda tidak dapat
memasang CDROM/CDRW pada channel HPT372
ASUS A7V266E SOYO K7V DRAGON A7V2766E menggunakan chip
PROMISE PDC20265R versi LITE. Selain masih menggunkan
ATA100, chip ini hanya mensupport RAID 0 dan RAID 1.
RAID 0+1 tidak dimungkinkan.
Sama seperti A7V266E, K7V Dragon Plus juga menggunakan
chip PROMISE PDC20265R versi LITE. Chip RAID
controller ATA100 ini hanya mensupport RAID 0 dan RAID
1. RAID 0+1 tidak dimungkinkan.
Anda harus menggunakan jumper utk mengfungsikan
channel PROMISE sebagai channel IDE biasa.Namun
berbeda dgn HPT372, pada channel PROMISE anda masih
dapat memasang CDROM & CDRW CHAINTECH 7VJDA MSI
K7T266 PRO2
TIDAK ADA RAID CONTROLLER Karena diposisikan sebagai
motherboard kelas value CHAINTECH tidak merasa pelu
menyertakan RAID controller pada 7VJDA sama seperti
ASUS dan SOYO, MSI juga menggunakan chip PROMISE
PDC20265R versi LITE (ATA100) yg hanya mensupport RAID
0 dan RAID 1. RAID 0+1 tidak bisa dilakukan Dalam hal
onboard RAID controller jelas ABIT pemenangnya, ini
karena KR7A RAID dilengkapi chip HPT372 yg sudah
mensupport ATA133 dan memiliki FULL RAID support
(RAID, 0, 1, 0+1).
POSISI SOCKET KABEL POWER SUPPLY
Posisi socket kabel power supply pada motherboard
tampaknya merupakan hal sepele. Namun setelah
motherboard terpasang di dalam casing anda akan tahu
dampaknya.....
ABIT KR7A,
ASUS A7V266E EPOX 8KHA+
SOYO K7V DRAGON ,
MSI K7T266 PRO2,
CHAINTECH 7VJDA
Pada ABIT KR7A dan ASUS A7V266E, posisi socket power
supply berada di sampikng kana (dekat slot DIMM),
sehingga juntaian kabel power tidak akan menghalangi
aliran udara di atas heatsink CPU EPOX, SOYO, MSI, dan
CHAINTECH menempatkan posisi socket Power supply di
sisi kiri (dekat connector port serial), sehingga
juntaian kabel power akan memblokade aliran udara di
atas heatsink CPU Dalam hal penempatan posisi socket
power supply jelas ABIT dan ASUS yg tampil sebagai
pasangan juara.
FASILITAS S.M.A.R.T
Banyak orang yg mengabaikan adanya fasilitas SMART
pada motherboard. Padahal dengan mengaktifkan SMART
anda dapat mengetahui apakah hardisk anda berada dalam
marabahaya.
SMART dapat mendeteksi & memperingatkan terlebih
dahulu apabila harddisk anda mulai tidak beres,
sehingga masih ada waktu utk menyelamatkan data-data
penting anda.Sungguh disesalkan bahwa produsen
motherboard kelas high-end seperti EPOX dan ABIT
ternyata melupakan fasilitas SMART yg cukup penting
ini.
Mungkin EPOX dan ABIT menganggap bahwa kalangan
overclocker adalah orang yg tidak terlalu
mempermasalahkan kehilangan data.
Memang pendapat tsb ada benarnya, sebab logikanya bila
anda takut kehilangan data anda pasti tidak akan
melakukan overclock.
FASILITAS S.M.A.R.T
EPOX 8KHA+ TIDAK ADA
ABIT KR7A /RAID TIDAK ADA
ASUS A7V266E ADA
SOYO K7V DRAGON ADA
CHAINTECH 7VJDA ADA
MSI K7T266 PRO2 /RU ADA
|