Installation
Semua Distribusi linux mempunyai kesamaan didalam
procedur instalasi, tetapi mereka terlihat sangat berbeda satu dengan yang
lain.Kita akan melalui instalasi lengkap dari Redhat Linux 9. Jangan
khawatir jika layar instalasi sangat berbeda dengan yang anda lihat disini,
pada dasarnya konsepnya adalah sama.Semua instalasi mempunyai langkah
berikut.
- Hardware detection;
- Partitioning;
- Package Installation;
- Final Configuration.
Setting CD untuk Booting
Pertama kita perlu memboot dengan CD pertama dari Linux
distribusi anda.Anda perlu masuk kedalam BIOS motherboard anda dan set
CD anda sebagai First boot device.Biasanya ini terjadi dengan menekan tombol
Delete ketika komputer start.Sesudahnya CD Linux akan secara otomatis mulai
dan menuju ke mode install.
Linux akan melakukan deteksi dasar hardware, seperti
mengenali mouse dan keyboard, dan menanyakan bagaimana anda akan mempartisi
harddisk anda.Sejak anda menghapus semua windows, akan menjadi lebih
mudah.Kebanyakan distribusi memberikan anda pilihan antara otomatis atau
manual mempartisi.Otomatis partisi disarankan untuk pemula.Manual partisi
lebih baik jika anda adalah veteran atau akan pembangun sebuah server.
Setiap Instalasi Linux harus mempunyai sedikitnya dua
partisi.Yang pertama disebut root partition atau the / partition. Ini
seperti C: pada windows.Partisi kedua yang disebut SWAP partition, dimana
yang menampung SWAP file.SWAP file adalah Overload area yang mengakali
komputer anda yang mengira memiliki banyak RAM.Pada windows swap file
biasanya dimasukan kedalam regular partition (biasanya C: drive)
NEXT:
Lanjutan Instalasi