|
Prinsip dari
Overclocking
Overclocking adalah suatu ilmu pengetahuan sangat tidak
jelas; processor bergantung pada stabilitas motherboard
dan memori untuk mencapai overclocking, dan sebaliknya.
Jika satu komponen ini tidak bisa berjalan pada tekanan
dari overclocking, itu akan membatasi yang lain juga.
Panas, stabilitas voltase dan persediaan daya adalah
juga relevan pada sukses overclocking. Panas kelebihan,
tidak cukup atau terlalu banyak voltase dan kehandalan
tidak stabil semua bisa menyebabkan kegagalan yang
prematur dari suatu petualangan overclocking, dan itu
adalah hampir tak mungkin untuk menunjukkan dengan tepat
apa yang menyebabkan masalah.
Untuk menghindari frustrasi sedapat mungkin, adalah
bersabar. Ikuti arah di bawah dan mengambil overclocking
dengan satu langkah kecil pada waktu yang sama, sehingga
ketika gangguan terjadi anda akan memiliki suatu set
yang lebih kecil dari isu-isu potensial pada
troubleshoot.
Persiapan Menghadapi Overclocking
Dalam mendapatkan hasil terbaik dari perangkat keras
yang ada, Driver paling terbaru dan Versi BIOS terbaru
untuk motherboard itu perlu disediakan.
Benchmark-benchmark sistim harus menjalankan
pre-overclocking untuk menetapkan suatu kinerja 'garis
belakang'.
Pembaca perlu mengunjungi situs website pabrik
motherboard yang anda gunakan untuk memperoleh set
terbaru dari driver motherboard anda, seperti juga
versi BIOS paling terbaru. versi-versi BIOS Lebih Baru
mungkin menambahkan opsi overclocking dan stabilitas,
jadi ini selalu suatu langkah pertama yang baik.
Tetapkan suatu Kinerja Garis belakang
Untuk mendapat suatu gagasan bagaimana overclocking
meningkatkan kinerja dari suatu komputer, adalah penting
untuk mengambil benchmarks dan menetapkan suatu garis
belakang kinerja untuk sistim.
Download, instal dan jalankan mengikuti
benchmark-benchmark:
>
3Dmark2001SE
>
X2: Threat (download
demo dan gunakan 'run as benchmark'
checkbox ketika loading.)
>
PCMARK04
>Sandra 2005 (CPU, benchmarks multimedia dan memori)
Rekam hasil-hasil dari tiap pengujian. Ini akan
merupakan Kinerja dasar , suatu tingkatan untuk mengukur
sistem komputer secara teroverclock.
Pembaca perlu juga perlu mempertimbangkan mendownload
Prime95 burn-in program, karena sangat bermanfaat untuk
uji tekanan satu PC yang overclocked untuk memastikan
stabilitas.
Menguji BIOS Opsi
Karena motherboard mengendalikan opsi yang anda punya
untuk overclocking, itu adalah penting untuk
memperhatikan BIOS (Basic I/O Sistim) halaman-halaman
dari motherboard itu untuk menguji opsi yang tersedia.
Reboot komputer dan pergi ke BIOS screen dengan menekan
kunci DEL berulang-kali selama startup.
Catat bahwa beberapa motherboards bereaksi terhadap
kunci yang berbeda untuk masuk ke BIOS. Dell Komputer
sebagai contoh sering kali bersandar pada F2 atau F8,
selagi pabrikan-pabrikan yang lain memberi pilihan F10
untuk menuju ke BIOS.
Ketika BIOS muncul di layar monitor anda akan disambut
dengan menu biru dengan sekitar selusin pilihan.
Menjelajah daftar dengan menggunakan arah panah, dan
tekan 'Enter' untuk memilih suatu menu. Ketika anda
selesai tekan tombol ESC untuk keluar, dan menyimpan
atau membatalkan perubahan-perubahan apapun yang anda
buat pada settingan BIOS.

Fitur yang pertama yang dicari
adalah CPU dan FSB speed adjustment controller. Secara
umum, ini akan berada pada bagian BIOS yaitu
'frequency/voltage control'.


Next Page 4 >>> |
|